KALIMANTAN — RAMBO NEWS, 30 OKTOBER 2026 FAKTA UTAMA – Waktu: Kamis, 29 Oktober 2026 – Inisiasi: Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima Jilah ke Istana — pembahasan penanggulangan Karhutla Kalimantan – Sinergi: Panglima Jilah menggandeng Habib Abu Djibril Basyaiban, Pembina Pesantren RI, untuk bersama-sama menanggulangi kebakaran hutan dan lahan – Hasil: Hujan turun meredakan api — doa dan kebersamaan menjadi kunci LATAR BELAKANG Selepas Presiden Prabowo Subianto memanggil Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneu Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, ke Istana Kepresidenan — termasuk dalam pembahasan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Panglima Jilah bergerak cepat menindaklanjuti perintah tersebut agar Karhutla di Kalimantan segera teratasi. Menurut Panglima Jilah, perhatian pemerintah terhadap Kalimantan khususnya Kalimantan Barat tidak hanya soal penanganan Karhutla. Presiden Prabowo juga telah memperhatikan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. SINERGI PANGLIMA JILAH & HABIB ABU DJIBRIL BASYAIBAN Panglima Jilah kemudian menggandeng tokoh masyarakat dan ulama untuk bersama-sama berupaya meredakan Karhutla. Salah satu yang diajak adalah Habib Abu Djibril Basyaiban, Pembina Pesantren RI dan mantan Penasihat di era Presiden Jokowi. Habib Abu Djibril Basyaiban: “Kepedulian Panglima Jilah sangat luar biasa untuk membantu penanggulangan Karhutla. Kami bersinergi, memohon kepada Dzat yang Maha Menjadikan alam semesta ini. Alhamdulillah, berbuah hasil — hujan rahmat mengguyur Kalimantan, puncaknya hari Rabu. Hampir seluruh masyarakat Kalimantan merasakan kebahagiaan dengan turunnya hujan sehingga dapat meredakan Karhutla.” DOA & USAHA BERSAMA KUNCI UTAMA Habib Abu Djibril menjelaskan pendekatan yang dilakukan: “Kami sebagai santri diajarkan — apapun harus meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Semesta Alam. Santri dididik mampu menyelesaikan masalah apapun dengan cara yang diajarkan di pesantren. Di tengah kemarau panjang yang membuat hutan mudah terbakar, penyelesaiannya adalah riyadhoh, beribadah, dan sholat istisqo dengan cara yang benar dan beraturan sesuai tuntunan.” “Ibarat bola: semua orang bisa menendang, tapi jika tidak beraturan, tidak akan masuk ke gawang. Alhamdulillah, dengan kebersamaan dan aturan yang benar, Allah mengabulkan apa yang kita mohon.” “Doa, bermunajat dengan tata cara yang benar — adalah senjata paling ampuh untuk menyelesaikan segala masalah.” KOMITMEN KE DEPAN “Ke depan, saya akan terus bersinergi dengan Panglima Jilah — menjaga silaturahmi ke pesantren-pesantren, dan bersama-sama berpegang teguh pada Pilar PBNU: Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Sesuai cita-cita yang diajarkan para pendiri bangsa.” RAMBO NEWS: USAHA DAN DOA ADALAH KEKUATAN BANGSA “Sinergi antara tokoh adat, masyarakat, dan ulama ini adalah contoh nyata: ketika elemen bangsa bersatu, masalah seberat apapun bisa dihadapi. Hujan yang turun bukan kebetulan semata — itu buah dari kerja keras bersama dan doa yang tulus. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dijaga demi persatuan Indonesia, di atas segala perbedaan.” Sumber: kabarnusa24.com | Tanggal: 30 Oktober 2026 RAMBO NEWS — Tegas, Berani, Membela Rakyat & Persatuan Views: 37 Navigasi pos 32 HEKTAR LAHAN AL WASHLIYAH: EKSEKUSI DITUNDA — KUASA HUKUM: BUKAN KEKALAHAN, NEGARA SUDAH HADIR! ASN DIBAYAR SEBAGAI “TENAGA AHLI” — KELEBIHAN RP117 JUTA KEMBALI KE KAS DAERAH BANDUNG BARAT