LEBAK, BANTEN — RAMBO NEWS 23 September 2026,Lambatnya penanganan pencemaran Sungai Cilangkahan yang merusak sumber kehidupan warga Desa Cilangkahan, Pagelaran, dan sekitarnya terus menjadi sorotan tajam. Aldi Renaldi, Ketua DPAC BPPKB Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, bersama Dedi Irawan, Korwil Banten Tim Rambo News, menyampaikan keprihatinan sekaligus peringatan keras kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak agar tidak menganggap remeh tekanan yang dirasakan masyarakat. SUNGAI CILANGKAHAN TERUS DICEMARI — RAKYAT SUDAH LAPOR, SUDAH MENUNGGU, TAPI SEPERTI DIANGGAP MAINAN! Pencemaran Sungai Cilangkahan bukan masalah sepele — ini merusak sumber air, merusak ikan, merusak sawah, merusak kehidupan ribuan warga yang bergantung pada sungai itu. Aliansi Peduli Lingkungan sudah berjuang sejak lama — menenangkan warga, mengajak sabar, mengarahkan jalur hukum. Namun kesabaran itu kini mulai menipis, karena kelambanan penanganan di lapangan seakan membiarkan pelaku terus merusak. “Koordinator Aliansi Peduli Lingkungan itu teman saya sendiri. Saya tahu betul bagaimana ia bekerja, bagaimana ia berjuang dari hati. Berkali-kali ia mengumpulkan warga, menenangkan mereka, mengajak untuk tidak terburu-buru, dan selalu mengarahkan agar tetap taat hukum. Sudah berulang kali ia memohon kepada pihak terkait segera bertindak tegas, agar ada kejelasan dan warga tidak merasa dipermainkan.” — ujar Aldi Renaldi. SUASANA MEMANAS — RAKYAT MULAI TIDAK BISA LAGI MENAHAN AMARAH! Kesabaran yang dijaga dengan susah payah itu kini mulai menipis. Upaya terus-menerus mengajak warga bersabar seakan tak dihargai oleh kelambanan penanganan di lapangan. Suasana di tengah masyarakat semakin memanas, warga mulai bersuara keras: “Masa kami harus membakar pabrik-pabrik tersebut? Kami sudah menjalankan prosedur, kami sudah lapor, kami sudah menunggu — tapi seakan-akan semua itu hanya dijadikan bahan mainan.” “Kalau bukan karena kami diajarkan untuk tetap taat hukum, mungkin sejak lama tempat itu sudah kami robohkan.” ALDI RENALDI TEGAS: INI BUKAN EMOSI SEMATA — INI PERINGATAN BAHWA KEPERCAYAAN SEDANG DIUJI HINGGA BATAS TERAKHIR! Mendengar pernyataan warga, Aldi Renaldi menegaskan bahwa luapan emosi itu bukan sekadar luapan perasaan semata, melainkan peringatan nyata bahwa kepercayaan masyarakat sedang diuji hingga batas terakhir. “Aliansi sudah berusaha sekuat tenaga. Sudah berulang kali memohon, mendesak, mengingatkan — bukan untuk mencari masalah, melainkan mencegah masalah yang lebih besar terjadi. Kami khawatir, jika hari ini tidak ada tindakan nyata, maka besok atau lusa, kesabaran itu habis sama sekali.” Ia memperingatkan agar pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak tidak menutup mata terhadap kenyataan ini. “Jangan biarkan masyarakat menderita terus-menerus. Jangan biarkan kepercayaan kepada lembaga negara hilang begitu saja. Segera ambil langkah tegas sesuai undang-undang. Jangan sampai masyarakat merasa tidak punya tempat untuk menuntut keadilan, karena saat itulah mereka akan mencari jalannya sendiri — dan itu yang paling kami takutkan.” “Kami masih menahan diri. Tapi ingat, tidak ada sabar yang abadi. Jika hukum tidak ditegakkan sekarang, jangan salahkan siapa pun jika nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Itu bukan kehendak rakyat — itu akibat dari kelalaian yang dibiarkan terlalu lama.” KOMENTAR KERAS — DEDI IRAWAN, KORWIL BANTEN TIM RAMBO NEWS! “DENGAR BAIK-BAIK KEPALA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN LEBAK DAN SEMUA PIHAK TERKAIT! KAMI DARI TIM RAMBO NEWS TIDAK AKAN DIAM SAJA MELIHAT SUNGAI CILANGKAHAN TERUS DIKOTORI, TERUS DIRUSAK, DAN RAKYAT TERUS DIBIARKAN MENDERITA! Ini bukan soal laporan, bukan soal janji manis — ini soal AIR MINUM, soal SAWAH MATI, soal IKAN HILANG, soal NYAWA RAKYAT! Kalian diam saja, itu sama saja kalian membiarkan pembunuhan perlahan-lahan terhadap warga kita! Saya tegaskan dengan tegas dan keras: JANGAN MAIN-MAIN DENGAN SUNGAI CILANGKAHAN! JANGAN LINDUNGI PELAKU PENCEMARAN HANYA DEMI KEUNTUNGAN SEGELINTIR ORANG! Jika hari ini kalian lambat bertindak, maka besok rakyat yang akan bertindak — dan saat itu terjadi, JANGAN MENGELUH KEPADA SIAPA PUN! Itu murni kesalahan kalian yang menutup mata dan menutup telinga! Kami tuntut: PEMERIKSAAN HARI INI, BUKAN BESOK! SANKSI TEGAS HARI INI, BUKAN BULAN DEPAN! Kalau tidak sanggup menegakkan hukum, SERAHKAN JABATAN KEPADA ORANG YANG BERANI MEMBELA RAKYAT! Kami di Tim Rambo News akan terus mengawal ini sampai tuntas — tidak akan berhenti, tidak akan diam, tidak akan takut! Rakyat Lebak tidak akan dibodohi terus-menerus!” DESAKAN TEGAS — HARUS SEGERA DILAKSANAKAN! BPPKB Banten DPAC Wanasalam bersama Aliansi Peduli Lingkungan dan Tim Rambo News menuntut: Pemeriksaan langsung ke lokasi — bersama perwakilan warga & Aliansi, tidak boleh hanya di kantor! Verifikasi menyeluruh terhadap semua sumber pencemaran — tidak boleh ada yang ditutupi! Sanksi tegas dan transparan bagi pelanggar — sesuai undang-undang, tidak boleh ada kompromi! Laporan terbuka kepada masyarakat — atas hasil penanganan dan tindakan yang diambil! “Keadilan tidak boleh tertunda! Jangan biarkan kerakusan merusak masa depan warga! Tegakkan hukum SEKARANG, sebelum rakyat tegakkan sendiri!” — ALDI RENALDI, Ketua DPAC BPPKB Wanasalam & DEDI IRAWAN, Korwil Banten Tim Rambo News RAMBO NEWS — Tegas, Berani, Bersuara untuk Rakyat! Views: 61 Navigasi pos BERITA INVESTIGASI: RATUSAN MILIAR UANG RAKYAT SUBANG HILANG DITELAN BUMI, SIAPA YANG BERTANGGUNG JAWAB? PT. PETRO MUBA TIDAK KERJA, TAPI RAUP PENDAPATAN RP2,298 MILIAR! SKEMA KORUPSI TERBUKA — KPK WAJIB TURUN SEKARANG!