PURWAKARTA — RAMBO NEWS, 19 OKTOBER 2026,SOROTAN PUBLIK Proyek perbaikan jalan jalur Tegal Datar–Datar Randu, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta yang rampung pada awal September 2026, justru menuai sorotan tajam dari masyarakat di sekitar lokasi. Meskipun permukaan jalan terlihat mulus, pemasangan saluran air atau U-Ditch dinilai tidak rapi dan dikhawatirkan tidak berfungsi maksimal saat musim hujan tiba. “Bentuknya terlihat bagaikan ular berlingkar. Anggaran begitu besar, tapi pelaksanaan diduga asal jadi dan tidak tertata rapi.” — Warga sekitar, narasumber yang meminta tidak disebutkan namanya KEKUATIRAN WARGA Temuan Warga Dampak yang Dikhawatirkan – Pemasangan U-Ditch tidak lurus dan tidak rapi Air tidak mengalir lancar saat hujan – Dugaan pengerjaan asal jadi Bisa menyebabkan genangan air hingga ke badan jalan -Anggaran besar, hasil tidak sesuai harapan Membuang uang rakyat jika harus diperbaiki kembali dalam waktu dekat Warga sangat berharap saluran air ini berfungsi baik — karena jika tersumbat atau meluap, kerusakan jalan yang baru saja diperbaiki bisa terulang kembali. Mobilitas dan akses ekonomi warga di jalur ini sangat bergantung pada kondisi jalan yang baik dan kering. UPAYA KONFIRMASI BELUM BERHASIL Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum berhasil memperoleh tanggapan resmi dari: – Kabid DPUTR Kabupaten Purwakarta – Pihak Penyedia Jasa/Kontraktor pelaksana Redaksi masih berupaya menghubungi kedua pihak untuk mendapatkan penjelasan dan klarifikasi terkait sorotan yang berkembang di masyarakat. KOMENTAR TEGAS ALI SOPIAN — PIMPINAN RAMBO NEWS “Jalan yang mulus itu baik, tapi drainase adalah nyawanya. Kalau saluran airnya dipasang asal jadi, seindah apa pun jalan itu, ia akan hancur dalam waktu singkat saat hujan turun. Uang rakyat tidak boleh dijadikan bahan uji coba atau pekerjaan sambilan yang asal selesai.” “Kalau warga sudah menyebut bentuknya seperti ular berlingkar — itu bukan soal selera, itu soal standar teknis yang dilanggar. Siapa yang mengawasi selama pengerjaan? Siapa yang menerima pekerjaan ini? Dan mengapa tidak ada yang bertanggung jawab saat warga mulai protes? Kami minta DPUTR Purwakarta segera turun ke lapangan, periksa ulang kualitas pekerjaannya, dan jika memang belum layak — perbaiki sekarang juga sebelum musim hujan menghukum kelalaian ini.” “Rambo News akan terus mengawasi. Jangan biarkan proyek rakyat hanya menjadi foto kenangan pembukaan dan penutupan, lalu rusak di tengah jalan. Transparansi, kualitas, dan tanggung jawab — itu hak warga Purwakarta yang wajib dipenuhi.” Sumber: Liputan Lapangan Rambo News | Tanggal: 19 Oktober 2026 “Saatnya Rakyat Bersuara — Rambo News” Views: 6 Navigasi pos UNGKAP 32 KASUS & AMANKAN 54 TERSANGKA — KAPOLRES PELABUHAN MAKASSAR PAPARKAN HASIL OPERASI ANTIK 2026 PROYEK 19 KIOS PKL BUNGURSARI PURWAKARTA DI SOROT: TRANSPARANSI ANGGARAN DIPERTANYAKAN