SUBANG, 30 Oktober 2026 — Pemerintah Kabupaten Subang mencatat realisasi belanja daerah Tahun Anggaran 2023 mencapai Rp3.224.405.752.327,00 atau setara 95,97% dari total anggaran yang ditetapkan sebesar Rp3.359.696.976.008,00. Angka ini meningkat dibandingkan realisasi tahun 2022 yang sebesar Rp3.170.153.114.436,00. FAKTA DATA: Pendapatan Hibah TA 2023 — Total: Rp39.205.075.646,00 – BOS Swasta: Rp23.600.915.646,00 – SD: Rp7.626.977.964,00 – SMP: Rp15.971.937.682,00 – Hibah Air Minum Perkotaan: Rp6.000.000.000,00 – Hibah UPLAND/Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu di Daerah Tertinggal: Rp9.604.160.000,00 Realisasi Belanja Daerah TA 2023: Uraian Anggaran 2023 Realisasi 2023 Persen Realisasi 2022 Belanja Operasi 2.432.758.423.783 2.398.963.844.370 98,61% 2.264.719.821.082 Belanja Modal 318.491.009.687 309.075.257.022 97,04% 372.843.801.567 Belanja Tak Terduga 33.562.688.051 7.077.731.348 21,09% 844.814.300 Transfer 574.884.457.487 509.280.919.087 88,63% 531.744.478.000 JUMLAH 3.359.696.976.008 3.224.405.752.327 95,97% 3.170.153.114.436 PERTANYAAN KERAS RAMBO NEWS Anggaran hampir murni terealisasi — 95,97%! Belanja modal hampir 100% diserap. Hibah puluhan miliar masuk ke kas daerah. Tapi mengapa realitas di lapangan tidak mencerminkan angka-angka ini? Di SDN Oto Iskandar Dinata, Dusun Kalihurip, Desa Jatibaru, Kecamatan Ciasem — ruang kelas bocor, dinding retak, lantai rusak — sudah 17 tahun diabaikan. Dinas Pendidikan sudah berkali-kali turun survei, berkali-kali mencatat kerusakan — tapi di mana alokasi anggarannya? Di mana realisasinya? Jika belanja modal terealisasi 97,04% — lebih dari Rp309 MILIAR — mengapa bangunan sekolah dasar milik rakyat dibiarkan hancur berantakan sementara anak-anak tetap belajar dalam ketakutan atap rubuh? KOMENTAR TIM RAMBO — ALVENT HD “Angkanya bagus di atas kertas, tapi kosong maknanya di lapangan! 95,97% realisasi — hampir sempurna — tapi rakyat tidak merasakannya! Hibah puluhan miliar masuk, belanja modal ratusan miliar diserap — lalu kenapa satu sekolah dasar saja tidak sanggup diperbaiki? Ini bukan soal kurang dana — ini soal PRIORITAS dan TANGGUNG JAWAB! Kalau angka di laporan keuangan tidak sejalan dengan kenyataan di jalan, maka ada yang salah dengan pengelolaannya! Kami minta Pemerintah Kabupaten Subang buka peta: mana saja proyek belanja modal Rp309 MILIAR itu dibelanjakan? Mengapa sekolah di Jatibaru Ciasem tidak masuk dalam daftar prioritas? Jangan biarkan angka-angka cantik di laporan keuangan menutupi penderitaan anak-anak kita yang belajar di gedung rusak! RAMBO NEWS akan terus awasi ini — sampai ada perbaikan nyata, sampai ada jawaban jelas dari Pemkab Subang!” TUNTUTAN RAMBO NEWS: 1. Buka rincian lengkap penggunaan Belanja Modal Rp309 Miliar TA 2023 — proyek mana saja, lokasi mana saja, nilainya berapa 2. Jelaskan mengapa SDN Oto Iskandar Dinata Ciasem tidak masuk prioritas perbaikan padahal kerusakan sudah berlangsung 17 tahun 3. Tindak lanjuti hasil survei Dinas Pendidikan yang sudah berulang kali dilakukan — survei tanpa tindakan adalah pembohongan publik 4. Sampaikan jadwal pasti perbaikan ruang kelas rusak di SDN Oto Iskandar Dinata — disampaikan secara terbuka kepada warga dan media Data diambil dari Dokumen Pemerintah Kabupaten Subang — Catatan Atas Laporan Keuangan TA 2023, halaman 166 — dokumentasi resmi, tidak bisa dibantah! #RamboNews #AwasiAnggaranSubang #SekolahRusakCiasem #TransparansiAnggaran Views: 107 Navigasi pos PERSATUAN — LANDASAN UTAMA LAHIRNYA SUMPAH PEMUDA JALAN ALTERNATIF TANJUNG AGUNG — SEMENDO AMAN! ISU PENODONGAN DIPASTIKAN HOAKS