MUARA ENIM — RAMBO NEWS, 9 OKTOBER 2026 — Kemarahan warga Desa Pulau Panggung Enim meledak! Puluhan warga secara spontan menghadang iring-iringan truk angkutan batubara milik PT MME pada Rabu (7/10/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Truk-truk tersebut terpaksa memutar balik — bukti bahwa kehendak rakyat tidak bisa diabaikan begitu saja!

PICU KEMARAHAN: TANPA SOSIALISASI, LALU LINTAS HANCUR

“Mereka bawa truk lewat pemukiman kami — TANPA BICARA DULU, TANPA PENJELASAN, TANPA PERSSETUJUAN KAMI!”

– NOL sosialisasi — PT MME jalankan lintasan angkutan batubara tanpa pernah berbicara dengan warga terdampak
​
– Jalan sedang diperbaiki — penyempitan sudah sempit, truk raksasa lewat malam hari → kemacetan parah, warga terisolasi
​
– Diklaim “izin sementara dari Pemprov” — tapi warga tidak pernah diajak bicara, tidak pernah tahu ada izin itu
​
– Disebut “uji coba” — uji coba tanpa izin warga terdampak = pemaksaan kehendak!

DIHADANG MESKI DIJAGA POLISI & DISHUB

Fakta di lapangan:

– Truk dikawal 2 personel polisi + petugas Dishub Muara Enim
​
– Dishub klaim ada izin lintasan sementara dari Pemprov Sumsel
​
– Disebut masih fase uji coba (trial)
​
– Tetap ditolak warga — diputar balik paksa!

“Izin dari atas tidak berarti boleh injak warga di bawah. Izin tertulis tidak menggantikan persetujuan masyarakat yang terdampak langsung!”

KOMENTAR TEGAS ALI SOPYAN — PIMPINAN RAMBO NEWS

“PT MME HARUS INGET: JALAN ITU MILIK RAKYAT. Izin dari pemerintah provinsi itu sah secara administrasi — TAPI TIDAK SAH SECARA MORAL JIKA RAKYAT YANG TERDAMPAK TIDAK DIAJAK BICARA! Sosialisasi itu BUKAN formalitas — itu HAK warga. Kalau merasa benar, mengapa warga sampai harus turun ke jalan? Mengapa malam-malam mereka harus menjaga jalan mereka sendiri? Kami minta Dinas Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim: TIDAK USAH KERJAKAN UJI COBA SEPERTI INI SEBELUM WARGA DIAJAK DUDUK BERSAMA. PT MME: DUDUK BERSAMA WARGA, JELASKAN RENCANA ANDA, DENGARKAN KELUHANNYA — BUKAN SEBALIKNYA MEMAKSA LEWAT SAJA SEOLAH-OLAH SUARA MEREKA TIDAK ADA! Rakyat tidak menolak pembangunan — mereka menolak diabaikan!”

— Ali Sopyan, Pimpinan RAMBO NEWS

TEGAS — TIDAK ADA PEMBANGUNAN DI ATAS KEPENTINGAN RAKYAT

-HENTIKAN SEMENTARA — aktivitas angkutan batubara lewat jalur pemukiman warga Pulau Panggung Enim
-DUDUK BERSAMA — PT MME, Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, dan Warga — duduk di meja perundingan yang setara
-TRANSPARANSI PENUH — tunjukkan peta lintasan, jadwal, dampak, dan kompensasi atas kerusakan jalan & gangguan warga
-PERSETUJUAN BERSAMA — tidak ada aktivitas sebelum kesepakatan tertulis dicapai — tanpa paksaan, tanpa tekanan

“Perusahaan butuh rakyat — bukan sebaliknya. Jalan itu milik warga — bukan milik izin di atas kertas. Hormati warga, atau warga yang akan menutup jalannya.”

RAMBO NEWS — TEGAS, BERANI, BERSAMA RAKYAT!

By rambo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *