SERANG, 9 Oktober 2026 — RamboNews Kawasan Bendungan Lama Pamarayan kini dalam kondisi memiriskan hati. Alih-alih tampil sebagai aset yang membanggakan, permukaan air dan bantaran Sungai Kalimati justru dipenuhi tumpukan sampah dan rimbunnya eceng gondok yang tumbuh tak terkendali. Pengunjung dan para pemancing perlahan meninggalkan lokasi, padahal kawasan ini menyimpan potensi besar sebagai ruang terbuka publik maupun tempat wisata yang bernilai ekonomi bagi warga sekitar. FAKTA DI LAPANGAN – 🗑️ Sampah menumpuk di sepanjang bantaran Sungai Kalimati, terlihat berserakan dan belum ada penanganan rutin – Eceng gondok menutupi hampir seluruh permukaan air, menghambat aliran dan menurunkan kualitas air – Jumlah pengunjung dan pemancing terus menurun karena lokasi terlihat kotor, tidak nyaman, dan berbau tidak sedap – Potensi ekonomi dan pariwisata terabaikan — aset berharga terbuang sia-sia hanya karena masalah kebersihan yang seharusnya bisa dicegah KOMENTAR TEGAS KABIRO PANCEG NEWS KABUPATEN SERANG “Saya turun langsung ke lokasi dan melihat sendiri kondisinya. Sungai Kalimati di kawasan Bendungan Lama Pamarayan tertutup sampah dan eceng gondok di mana-mana. Ini sungguh memalukan! Sebuah aset yang seharusnya menjadi kebanggaan warga justru dibiarkan rusak begitu saja oleh keteledoran pengelola. Pemerintah Kabupaten Serang dan Dinas terkait harus segera bertindak — jangan biarkan warisan ini mati perlahan karena kelalaian!” KOMENTAR KERAS APEN SUPANDI — TEAM RAMBO “Sudah berapa lama ini dibiarkan?! Sampah menumpuk, air tertutup eceng gondok — di mana tanggung jawab para pengelola? Jangan hanya muncul saat peresmian, tapi hilang saat sampah menumpuk! Rakyat tidak butuh janji manis, rakyat butuh tindakan nyata sekarang juga! Jika tidak mampu mengurus kawasan ini dengan baik, lebih baik serahkan pengelolaannya kepada pihak yang benar-benar peduli! Jangan tunggu sampai kerusakan ini tidak bisa lagi diperbaiki — BERSIHKAN SEKARANG JUGA!” TUNTUTAN RAMBONEWS DAN WARGA 1. Segera kerahkan petugas untuk membersihkan seluruh tumpukan sampah di bantaran Sungai Kalimati dan tetapkan jadwal pemeliharaan rutin 2. Angkat seluruh eceng gondok yang menutupi permukaan air bendungan dan cegah pertumbuhannya kembali 3.Tata kawasan agar layak dikunjungi: sediakan tempat sampah yang memadai, bangun area yang nyaman bagi pemancing dan pengunjung 4. Alokasikan anggaran kebersihan secara transparan — rakyat berhak tahu berapa yang dipakai dan untuk apa 5. Berdayakan warga dan Pokdarwis dengan dukungan yang memadai agar mereka ikut menjaga kelestarian lingkungan ini Bendungan Lama Pamarayan adalah milik kita semua. Menjaganya bersih dan terawat bukanlah kemewahan, melainkan kewajiban. Air yang jernih dan lingkungan yang rapi akan membawa kembali pengunjung, membangkitkan ekonomi warga, dan menjaga warisan ini tetap hidup untuk generasi mendatang. Jangan diam saja — bertindaklah sekarang! Redaksi: Team Rambo. Views: 44 Navigasi pos RETRIBUSI LUBUK LINGGAU KACAU BALAU! TOM TANPA TARIF RESMI, SAMPAH DIPUNGUT SEMBARANGAN — RP617 JUTA POTENSI HILANG! DATA LPSE TIDAK DIPERBARUI, PENGAWASAN LEMAH — TEMUAN BPK BERULANG TANPA PERUBAHAN!