SUBANG — RAMBO NEWS, 6 OKTOBER 2026 — Skandal pengelolaan keuangan Kabupaten Subang terbongkar! Data resmi BPK RI membuktikan: Rp85 MILIAR ANGGARAN DAERAH BELUM TERSERAP! Angka fantastis ini dibiarkan diam sementara warga Subang masih berjuang dengan jalan rusak, sekolah kurang fasilitas, dan pelayanan kesehatan yang minim! Ini bukan sekadar keterlambatan — ini PENGKHIANATAN TERHADAP AMANAH RAKYAT! PERNYATAAN TEGAS ALI SOPYAN — WAKASEKJEN RAMBO NUSANTARA “KAMI MENDESAK KPK RI SEGERA TURUN KE SUBANG! DUGAAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA SANGAT KUAT! Rp85 MILIAR BUKAN ANGKA KECIL — ITU UANG RAKYAT YANG DIABAIKAN! SIAPA YANG MENAHAN PENYERAPAN ANGGARAN — DIA YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB DI HADAPAN HUKUM!” FAKTA MENGGUNCANG — TIDAK BISA DITUTUP MATA! – Rp85 MILIAR anggaran daerah menganggur, tidak terserap, tidak bermanfaat bagi rakyat – DPRD Subang telah memanggil seluruh Kepala Dinas — tapi jawaban belum memuaskan – Anggaran digulirkan berulang tahun ke tahun — TANPA HASIL NYATA! – Uang rakyat diam di kas — sementara warga masih butuh obat, jalan, sekolah, dan lapangan kerja! “Uang rakyat BUKAN simpanan pribadi pejabat! BUKAN tabungan yang dibiarkan diam! Itu keringat dan harapan warga Subang — wajib kembali menjadi jalan mulus, sekolah layak, pelayanan kesehatan! Siapa yang menahan — DIA YANG HARUS MENJAWAB!” PERNYATAAN TEGAS — ALVENT HD (APEN SUPANDI), KOORDINATOR TIM RAMBO / RAMBO NEWS “Rp85 MILIAR YANG MENGGANGGUR BUKAN SEKADAR ANGKA — ITU UANG YANG DIRAMPAS DARI MASA DEPAN WARGA SUBANG! Obat yang belum tersedia, jalan yang rusak, sekolah yang kurang fasilitas — SEMUA ITU HARGA DARI ANGKA TERSebut! TIDAK ADA ALASAN PROSEDUR! TIDAK ADA ALASAN KETERLAMBATAN! YANG ADA HANYA KELALAIAN — ATAU LEBIH BURUK, NIAT BURUK MENAHAN UANG RAKYAT!” “Kami mendesak Pemkab Subang: SEGERA salurkan sisa anggaran ini ke kesehatan, pendidikan, infrastruktur desa! SiLPA BUKAN harta simpanan — melainkan AMANAH yang WAJIB diwujudkan! Kami pantau. Kami awasi. Jika tidak ada pergerakan nyata — KAMI TIDAK AKAN DIAM!” TUNTUTAN RESMI RAMBO NEWS & TIM RAMBO — WAJIB DILAKSANAKAN! 1.PERTANGGUNGJAWABAN TERBUKA — Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah WAJIB menjelaskan secara publik rincian Rp85 Miliar: di mana, mengapa belum terserap, siapa yang bertanggung jawab! 2.EVALUASI KINERJA TOTAL — Seluruh Kepala Dinas/Kepala BLUD yang menyisakan anggaran berlebih WAJIB dievaluasi! Tidak boleh ada jabatan yang aman tanpa hasil! 3.SERAP SEKARANG! — Salurkan sisa anggaran dan SiLPA ke program prioritas: pelayanan kesehatan, pendidikan, jalan desa, pemberdayaan ekonomi rakyat! TIDAK BOLEH DIGULIRKAN LAGI! 4. PENGAWASAN BERSAMA — DPRD + Masyarakat + Media wajib awasi penyerapan! Jangan ada lagi anggaran “menganggur” sementara warga menderita! 5.KPK TURUN TANGAN! — Telusuri apakah ada dugaan penggelapan, penundaan yang disengaja, atau kerugian keuangan negara! RAMBO NEWS — RAKYAT MEMBELA KEADILAN! UANG RAKYAT HARUS BEKERJA UNTUK RAKYAT! BUKAN DIAM DI KAS! SIAPA YANG MENGHALANGI — HARUS DIUSUT TUNTAS! Dikeluarkan: 26 September 2026 | Sumber Data: Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Tujuan: Pemkab Subang, DPRD Subang, Seluruh Masyarakat Kabupaten Subang Tanda Tangan: Apen Supandi / Alvent HD — Koordinator Tim Rambo © 2026 RAMBO NEWS — Jaringan Media Rajawali News Grup Views: 331 Navigasi pos SKANDAL JUAL BELI JABATAN KEPSEK MURATARA! SETORAN Rp20–50 JUTA PER ORANG — OKNUM KADISDIK DIDUGA RAUP MILIARAN! GURU BERPRESTASI TERSINGKIR, YANG BAYAR YANG DILANTIK! SKANDAL PARKIR RSUD BANYUASIN! KONTRAK KACAU, TARIF DILANGGAR, BAGI HASIL DIPOTONG — UANG RAKYAT HILANG TANPA JEJAK!