PANDEGLANG— RAMBO NEWS 14 Oktober 2026,Jalan penghubung Dusun Cilukut–Dusun Bidur bukan hadiah pemerintah. Itu darah dan keringat rakyat! Tanahnya dihibahkan warga secara sukarela sejak puluhan tahun lalu. Uang pengerasannya dikumpulkan sedikit demi sedikit dari saku warga yang penghasilannya pas-pasan — terkumpul Rp34 juta murni swadaya masyarakat. Dibangun dengan tenaga sendiri, gotong royong dari ujung rambut sampai ujung kaki. Lalu apa balasannya? DIHANCURKAN! Diinjak-injak truk-truk besar proyek irigasi yang lewat seolah jalan ini milik mereka sendiri. Batu-batu pecah, tanah amblas, dan sekarang saat hujan turun — warga terkepung, anak-anak tidak bisa sekolah, ekonomi mati suri. Hasil keringat rakyat diinjak tanpa rasa bersalah! FAKTA MENYAKITKAN YANG TIDAK BOLEH DIBUNGKAM: – Tanah ini milik rakyat, dihibahkan untuk kepentingan bersama — bukan untuk dijadikan jalur truk proyek! – Rp34 juta swadaya — bukan APBN, bukan dana bantuan. Itu uang jualan sayur, upah buruh, hasil kebun yang dikumpulkan dengan air mata! – Jalan hancur BUKAN karena bencana alam. Hancur karena kelalaian dan kesewenang-wenangan pihak proyek yang merasa di atas hukum rakyat kecil! – Anak-anak tidak bisa sekolah saat hujan. Ini pelanggaran hak masa depan generasi! – Musim hujan di depan mata. Jika ditunda satu hari lagi — Rp34 juta keringat rakyat hanyut percuma! SUARA TEGAS WARGA: KAMI TIDAK DIKHIANATI! “Kami sudah berkorban tanah! Kami sudah berkorban uang! Kami sudah berkorban tenaga! Sekarang dirusak begitu saja? Di mana keadilannya? Jangan tunggu sampai hujan datang dan jalan ini hanyut baru kalian bergerak. Saat itu sudah terlambat! Perbaiki sekarang atau kami yang akan tegakkan keadilan sendiri!” PERNYATAAN TEAM RAMBO — RAKYAT MEMBELA PRABOWO Apen Supandi — Pemred Rambo News “Cukup! Jangan biarkan pembangunan menjadi alasan menindas rakyat kecil! Rakyat sudah bangun sendiri, lalu dirusak oleh proyek yang seharusnya melayani mereka? Ini kemunduran yang memalukan! Kalau pemerintah tidak bisa membangun untuk rakyat, setidaknya JANGAN MERUSAK YANG SUDAH DIBANGUN OLEH RAKYAT SENDIRI! Siapa yang merusak, wajib mengganti! Tidak ada alasan, tidak ada penundaan. Musim hujan tidak menunggu janji manis. Bertindak SEKARANG atau rakyat yang akan datang menagih janji itu sendiri!” Dedi Irawan — Korwil Banten Rambo News “Pengorbanan rakyat Rp34 juta dan tanah hibah ini bukan main-main! Kalau dihanyutkan hujan karena kelalaian pihak proyek dan pemerintah yang lambat bertindak — itu kerugian negara yang nyata, itu keteledoran yang harus dipertanggungjawabkan! Kami tidak akan diam melihat keringat warga diinjak-injak begitu saja. Saya minta pemerintah daerah, instansi terkait, dan pihak pelaksana proyek: SEGERA TURUN KE LAPANGAN HARI INI JUGA! Jangan sembunyi di balik meja kantor saat rakyat terisolir. Jangan tunda sampai besok, karena besok mungkin sudah terlambat. Kesejahteraan rakyat bukan slogan kampanye — itu kewajiban yang harus ditunaikan SEKARANG JUGA! Kami pantau. Kami awasi. Rakyat tidak butuh janji, rakyat butuh TINDAKAN!” DESAKAN TAK BISA DITUNDA — INI PANGGILAN KEPADA PEMERINTAH: PERTAMA: Pihak proyek WAJIB memperbaiki jalan ini secepatnya, dikembalikan lebih baik dari semula — atas biaya sendiri, jangan bebankan lagi kepada rakyat yang sudah cukup berkorban! KEDUA: Tutup akses jalan swadaya ini untuk kendaraan berat proyek. Buat jalur alternatif yang layak. Jalan rakyat bukan jalan umum untuk eksploitasi proyek besar! KETIGA: Lakukan SEMUA ini SEBELUM musim hujan berlangsung penuh. Jangan menunda satu hari pun lagi. Menunda berarti membiarkan kerugian rakyat menjadi lebih besar! PENUTUP TEGAS Pembangunan yang mengorbankan rakyat BUKAN pembangunan — itu penindasan! Pemerintah ada untuk rakyat, bukan sebaliknya. Jangan biarkan rakyat yang membangun sendiri, rakyat yang berkorban tanah dan harta, justru menjadi korban kerusakan akibat proyek yang seharusnya membawa manfaat. Rambo News dan Team Rambo tidak akan diam. Kami berdiri bersama warga Cilukut dan Bidur. Keadilan untuk rakyat kecil harus ditegakkan — SEKARANG JUGA! Sumber: Rambo News — Liputan Lapangan Eksklusif, 14 Oktober 2026 Bersama Team Rambo — Rakyat Membela Prabowo Laporan: Apen Supandi & Dedi Irawan — Rambo News Ba Views: 34 Navigasi pos ANGGARAN TINGGI TAPI TAK TERCAPAI — RSUD BAYU ASIH TERBEBANI UTANG RP68 MILIAR SATRESNARKOBA POLRESTA DELI SERDANG GEREBEK SARANG NARKOBA DI KUALANAMU — 4 PRIA DIAMANKAN