BANYUASIN — RAMBO NEWS, 27 OKTOBER 2026
FAKTA MENGERIKAN: 10 KALI LIPAT UANG RAKYAT HILANG — DAN SEMUA DIBUAT SEOLAH-OLAH TIDAK TERJADI

KONTRAK DIBUAT CACAT SEJAK AWAL — SENGAJA AGAR BISA DIREKAYASA

– Nama instansi salah tertulis “Rumah Sakit Pelabuhan Boombaru” — INI BUKAN SALAH KETIK, INI BUKTI KONTRAK TIDAK PERNAH DIBACA OLEH SIAPA PUN YANG BERTANGGUNG JAWAB!
– Klausul sanksi sengaja DIHAPUS — tidak ada denda keterlambatan, tidak ada sanksi wanprestasi, tidak ada kewajiban menyerahkan bukti pendapatan. PT TCC diberi KEKUASAAN PENUH tanpa pengawasan sedikit pun.
– Sistem sudah pakai GATE ELEKTRONIK — tapi kontrak masih menuliskan “tiket manual”. Siapa yang melarang pembaruan ini? Supaya data bisa dimanipulasi tanpa ketahuan?

PENUNJUKAN LANGSUNG — TANPA LELANG, TANPA SAINGAN, TANPA TRANSPARANSI

PT TCC DITUNJUK LANGSUNG oleh Direktur RSUD Desember 2021 — TIDAK ADA LELANG, TIDAK ADA TENDER, TIDAK ADA SAINGAN. Satu pintu terbuka lebar untuk satu pihak tertentu.

10 KALI LIPAT POTENSI PENDAPATAN DIKUBUR — SIAPA YANG SURUH?

PT TCC setor/bulan PT SPI tawarkan/bulan Potensi hilang/tahun 4 tahun = kerugian rakyat
Rp182.000 Rp1.832.520 Rp19,8 JUTA Rp79 JUTA LEBIH!

Rp182 RIBU sebulan — itulah yang diterima RSUD dari PT TCC. Sementara PT SPI menawarkan Rp1,8 JUTA sebulan. 10 KALI LIPAT LEBIH BESAR! Tapi tawaran itu DITOLAK dengan alasan “kurang menguntungkan”. APA DEFINISI MENGUNTUNGKAN VERSI DIREKTUR RSUD? Rakyat rugi, pihak tertentu untung?

TARIF DINAJAK NAIK 233% SEPIHAK — KARCIS DIPALSU — INI PENIPUAN TERBUKA!

Kontrak Dipungut PT TCC Kenaikan
Mobil Rp3.000 FLAT Rp10.000 +233%
Motor Rp2.000 FLAT Rp5.000 +150%

PT TCC BERANI MENGUBAH ATURAN SENDIRI. Jam masuk-keluar di karcis DIPALSUT agar tidak terdeteksi berapa lama kendaraan sebenarnya berada. INI BUKTI PENIPUAN DI DEPAN MATA PENGUNJUNG RUMAH SAKIT!

Uang kelebihan Rp7.000 per mobil itu ke mana? Masuk kas daerah? TIDAK PERNAH DILAPORKAN. Masuk kantong sendiri? ITU DUGAAN KUAT YANG HARUS DIUSUT!

4 TAHUN — LAPORAN TIDAK PERNAH DISERAHKAN. BUKTI BIAYA TIDAK ADA. INI PENGHINDARAN TANGGUNG JAWAB!

– Laporan harian & bulanan: TIDAK PERNAH DISERAHKAN. 4 TAHUN PENUH KEBUTAAN.
– Bukti gaji karyawan parkir 2021–2025: TIDAK ADA. Klaim biaya pengurang bagi hasil TANPA BUKTI = PENGKORUPSIAN LANGSUNG.
– Asuransi karyawan baru didaftarkan JULI–OKTOBER 2025 — padahal kontrak sejak 2021. Selama 4 tahun karyawan tidak dilindungi, tapi biaya asuransi TETAP DIKLAIMKAN SEBAGAI PENGURANG?
– Bagi hasil ditunda BERBULAN-BULAN, bahkan LINTAS TAHUN. Desember 2024 baru masuk JUNI 2025. Uang rakyat dipakai tanpa bunga — siapa yang izinkan?
– Bahkan setelah BPKP periksa tahun 2025 — PELANGGARAN MASIH BERLANJUT SAMPAI SEKARANG. Ini bukan kelalaian — INI KETEGUHAN MELANGGAR ATURAN!

ALI SOPIYAN: TUTUP PT TCC, USUT TANGGUNG JAWAB SEMUA PIHAK — INI BUKAN URUSAN INTERNAL, INI KASUS KORUPSI!

Ali Sopiyan — Pimpinan Umum Rambo News:
“Cacat kontrak, penunjukan langsung tanpa lelang, tawaran 10 kali lipat ditolak tanpa alasan masuk akal, tarif dinaikkan sepihak, karcis dipalsukan, laporan disembunyikan, bukti biaya tidak ada, uang ditahan berbulan-bulan. Kalau ini bukan pola korupsi yang dirancang rapi — namanya apa?”

“Direktur RSUD Banyuasin yang menolak penawaran 10 kali lebih besar — JELASKAN PUBLIK. PT TCC yang memanipulasi data dan menyembunyikan bukti — SERAHKAN SELURUH KEUNTUNGAN ILEGAL. Inspektorat Banyuasin, KASN Tipikor Polda Sumsel, KPK — JANGAN DIAM SAJA. Rp79 juta selama 4 tahun itu dari karcis parkir — bayangkan berapa miliar yang bocor di proyek-proyek besar yang tidak terawasi!”

“Rakyat Banyuasin tidak butuh alasan. Rakyat butuh: 1. Selisih pendapatan dikembalikan utuh. 2. Kontrak diakhiri segera. 3. Pihak yang terlibat diproses hukum. 4. Lelang terbuka untuk pengelola baru. Lakukan SEKARANG — sebelum rakyat yang menuntut langsung!”

TUNTUTAN TIDAK BISA DITAWARKAN — LAKUKAN DALAM 7 HARI KERJA

1. HENTIKAN KONTRAK PT TCC — HARI INI JUGA! Pelanggaran sudah terlalu banyak. Tidak ada peringatan kedua. Kontrak berakhir efektif saat ini.
2. KEMBALIKAN RP79 JUTA LEBIH — UTUH TANPA KURANG! Hitung ulang pendapatan berdasarkan tarif kontrak dan jumlah kendaraan nyata. Selisih + keuntungan ilegal = masuk ke Kas Daerah dalam 14 hari.
3. SERAHKAN BERKAS KE TIPIKOR — BUKAN KE INSPEKTORAT SAJA! Penipuan karcis, pemalsuan dokumen, kerugian negara — ini ranah pidana. Jangan dijadikan urusan internal.
4. EVALUASI & PROSES DIREKTUR RSUD DAN PIHAK TERKAIT! Menolak penawaran 10 kali lipat lebih besar = ada yang harus dijelaskan. Jika lalai atau ada kepentingan — proses sesuai UU ASN dan KUHP.
5. LELANG TERBUKA — DIAWASI PUBLIK! Pengelola baru dipilih secara terbuka, proposal dipublikasikan, hasil diverifikasi oleh tim independen. Tidak boleh ada lagi “ditunjuk langsung”.

“Parkir itu pintu masuk rumah sakit. Kalau di pintu masuk saja sudah ada yang merampok — bagaimana rakyat percaya pelayanan di dalamnya? Bersihkan sekarang. RAMBO NEWS tidak akan diam sampai seluruh uang rakyat kembali dan pelakunya diadili. Jangan main-main dengan uang rakyat — kami awasi, kami bongkar, kami tuntut!”

RAMBO NEWS — SUARA RAKYAT TIDAK BISA DIBUNGKAM
Sumber: Laporan Pemeriksaan BPKP & Dokumen Resmi RSUD Banyuasin | Tanggal: 27 Oktober 2026

By rambo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *