PALEMBANG — 15 OKTOBER 2026 DUA JURNALIS JADI KORBAN PENGEROYOKAN SAAT MELIPUT DEMO DI MAPOLDA SUMSEL Kejadian: Selasa, 13 Oktober 2026 — Saat sedang menjalankan tugas jurnalistik meliput aksi demonstrasi di depan Markas Polda Sumatera Selatan, dua awak media menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang berbaju hitam. Korban: – Rahmat Kurniawan — Tribun Sumsel → Pendarahan di hidung akibat pengeroyokan – Mulyadi — PalTV → Luka memar di wajah & luka robek bibir saat berusaha melerai rekannya Keduanya mendapat perawatan di RS Bhayangkara Palembang. KECAMAN TEGAS KETUA DPW IWO INDONESIA SUMSEL, SAKREN: “Kami mengecam keras tindakan sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap dua saudara kami yang sedang menjalankan tugas mulia untuk menyampaikan informasi kepada publik. Jurnalis memiliki peran penting — segala bentuk intimidasi, penghalangan, maupun kekerasan TIDAK DAPAT DIBENARKAN dalam kondisi apa pun!” “Kami meminta Polda Sumsel segera bertindak cepat! Ungkap kasus ini, identifikasi pelaku, dan tangkap mereka sesuai hukum yang berlaku. Kebebasan pers dan keselamatan jurnalis HARUS dijamin. Informasi harus disampaikan kepada masyarakat TANPA RASA TAKUT!” SERUAN BERSAMA: SMSI Sumatera Selatan dan SMSI Prabumulih juga turut mengecam dan mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas peristiwa ini. Jurnalisme bukan kejahatan Meliput itu hak, bukan alasan dipukul Pelaku harus diusut dan diproses hukum Sumber: IWO Indonesia Sumsel, 14 Oktober 2026 Views: 36 Navigasi pos RAKIT RAHASIA DI BELAKANG MEJA KERJA! RP783 JUTA BELANJA TANPA BUKTI, SIAPA YANG HARUS DIPERTANGGUNGJAWABKAN? 10 BULAN TANPA KEPASTIAN: SK PENSIUN ALMARHUM DITAHAN BNI, ISTRI PENSIUNAN TNI LAPOR KE OJK