CIDADAP – SUBANG [RAMBO NEWS] 7 Oktober 2026. Nama Amat Suhenda, S.Pd kini bergema di setiap sudut Desa Cidadap. Bukan sekadar nama calon pemimpin, melainkan jawaban atas kerinduan warga akan sosok yang berani, tegas, dan tidak membelot dari kepentingan rakyat. Berdiri di balik semangat “Desa Cidadap Bukan Kerajaan”, Amat Suhenda tampil membawa pesan lugas: kekuasaan di desa bukan warisan pribadi, bukan kekuasaan keluarga, melainkan amanah yang harus dijalankan di bawah kaki rakyat — bukan di atas kepala rakyat. SOSOK YANG TIDAK TAKUT MENGHADAPI KEBENARAN Amat Suhenda dikenal warga bukan dengan janji manis, melainkan dengan perbuatan nyata. Ia adalah tokoh masyarakat yang sejak lama tidak diam melihat ketidakberesan. Ia berani menyelesaikan masalah secara langsung, tanpa menutup-nutupi, tanpa berbelit-belit. – Tegas dalam tata kelola: Ia menegaskan pengelolaan anggaran desa harus transparan. Setiap rupiah milik warga harus tercatat, terlihat, dan dapat dipertanggungjawabkan di depan warga. Tidak ada dana yang hilang, tidak ada pos yang tertutup. – Berani membangun yang benar-benar dibutuhkan: Pembangunan tidak boleh hanya tampak di permukaan atau menguntungkan lingkaran dekat. Jalan, air, penerangan, fasilitas umum — harus merata, menyentuh setiap warga, hingga ke dusun yang paling jauh. – Hati yang hidup untuk sesama: Jiwa sosialnya tinggi. Ia tidak membiarkan warga kesusahan sendirian. Bantuan bagi yang lemah, perhatian bagi lansia, dukungan bagi anak-anak yang ingin bersekolah — sudah menjadi kesehariannya sebelum pun maju mencalonkan diri. – Menjaga alam sebagai menjaga nyawa: Ia sangat peduli lingkungan. Pembangunan tidak boleh merusak sungai, tidak boleh merusak hutan, tidak boleh mengorbankan masa depan anak cucu demi keuntungan sesaat. Desa Cidadap harus bersih, sehat, lestari, dan indah diwariskan. VISI: DESA CIDADAP YANG BERGERAK — BERSIH, ENDAH, RAPIH, GEMBIRA, AMAN, DAN BERKARISMA “Bukan desa yang tunduk pada satu kehendak, melainkan desa yang berjalan bersama atas satu kehendak rakyat.” Visi Utama: Terwujudnya Desa Cidadap yang Bersih, Indah, Rapi, Gembira, Aman, dan Berkarisma — tata kelola transparan, pembangunan merata, sosial kuat, lingkungan lestari, dan kesejahteraan dinikmati seluruh warga tanpa terkecuali. Misi Tegas & Terukur: 1. TATA KELOLA DESA YANG BERSIH DARI KORUPSI — MILIK RAKYAT, DIPAKAI UNTUK RAKYAT – Setiap anggaran dipublikasikan secara terbuka di balai desa dan di setiap dusun. – Tidak ada pos pengeluaran tanpa bukti, tidak ada proyek tanpa pengawasan warga. – Menegakkan prinsip: Desa Bukan Kerajaan — setiap pejabat desa adalah pelayan rakyat, bukan penguasa rakyat. 2. PEMBANGUNAN YANG MERATA, MENYENTUH YANG TERTINGGAL – Fokus pada jalan yang putus, sumber air yang kering, penerangan yang gelap. – Tidak ada dusun yang ditinggalkan. Pembangunan tidak hanya di tempat yang terlihat, tetapi juga di tempat yang paling membutuhkan. – Mengutamakan pemanfaatan tenaga kerja dan keahlian warga sendiri agar hasil pembangunan sekaligus menambah penghasilan warga. 3. KEMANUSIAAN YANG HIDUP — TIDAK ADA WARGA YANG DIABAIKAN – Bantuan sosial disalurkan tepat sasaran, tidak diatur sesuai kedekatan, melainkan sesuai kebutuhan. – Perhatian khusus bagi lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan. – Membangun kerukunan antarwarga, menghapus kecemburuan sosial, mempererat persaudaraan. 4. LINGKUNGAN LESTARI — CIDADAP INDAH UNTUK ANAK CUCU – Menjaga sungai dari pencemaran, menjaga hutan dari pengrusakan, menjaga tanah dari kerusakan. – Mendorong budaya bersih lingkungan, penanaman kembali pepohonan, serta pengelolaan sampah yang tertib. – Pembangunan tidak boleh mengorbankan alam — karena alam adalah sumber kehidupan kita semua. 5. MEWUJUDKAN KETERAMPILAN DAN KESEJAHTERAAN YANG BERKELANJUTAN – Membuka peluang pelatihan keterampilan bagi pemuda dan warga agar mampu mandiri. – Menggali potensi desa agar hasil bumi dan kerajinan warga memiliki nilai jual yang layak. – Bekerja sama dengan berbagai pihak demi kemajuan desa — tanpa menjual kepentingan desa. PESAN TEGAS AMAT SUHENDA, S.Pd: “Saya tidak datang untuk memerintah. Saya datang untuk melayani. Desa Cidadap bukan milik satu orang, bukan milik satu keluarga, bukan milik satu kelompok. Desa ini milik kita semua. Jika kita bergerak bersama, tidak ada yang tidak mungkin. Jika kita bersatu, tidak ada yang mampu memecah kita.” “Pilihlah bukan karena janji yang indah, pilihlah karena perbuatan yang nyata. Pilihlah bukan karena takut, pilihlah karena yakin. Mari kita bangun Desa Cidadap — Bersih, Indah, Rapi, Gembira, Aman, dan Berkarisma. Bersama-sama, kita buktikan!” Dipublikasikan oleh: Tim Pemberitaan • Panceg News / Rambo News. Views: 54 Navigasi pos SKANDAL PDAM TIRTA BETUAH: 4 TERSANGKA DITAHAN, NEGARA RUGI Rp3,94 MILIAR! MARKUP + KEGIATAN FIKTIF — UANG AIR RAKYAT DIKURAS 5 TAHUN! DINAS LH BEKASI KORUPSI BBM BIOSOLAR Rp11,1 MILIAR! MYPERTAMINA DITIDAKURUSKAN, KUPON BUATAN SENDIRI — UANG RAKYAT DIKURAS!