BANDUNG BARAT — RAMBO NEWS, 10 OKTOBER 2026 TANGGAL LAPORAN JANGGAL — DATA TIDAK KONSISTEN! Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Bandung Barat untuk tahun 2025 dan 2024 tertanggal 28 Mei 2026. Ini menimbulkan pertanyaan serius — mengapa laporan tahun 2024–2025 baru ditandatangani pada Mei 2026? Apakah ada revisi yang disembunyikan? KETIMPANGAN DATA YANG MENCURIGAKAN TEMUAN KETERANGAN – Pendapatan Daerah 2025 Anggaran Rp3.443 Triliun, Realisasi 98,58% — terlalu sempurna, terlalu rapi! – SILPA 2025 Rp205.676.626.549,00 — lalu di 2024: Rp78.230.964.400,00 — melonjak Rp127 MILIAR dalam 1 tahun! Dari mana sumbernya? ⚡ Belanja Modal 2025 Anggaran Rp328,6 Miliar, realisasi hanya 91,71% — hampir Rp30 Miliar tidak terserap, tapi SILPA justru membengkak! – Pembiayaan Netto 2024 Minus Rp73 Miliar, tapi 2025 positif Rp78 Miliar — pembalikan drastis tanpa penjelasan memadai! – Beberapa pos 100% tepat Pos Pendapatan Lain-lain, Penerimaan Pembiayaan — semuanya persis 100,00% — angka yang terlalu sempurna untuk laporan riil! INDIKASI KETIDAKWAJARAN: – Tanggal laporan mundur ke depan — dokumen seharusnya sudah tersedia per 31 Desember, baru ditandatangani Mei tahun berikutnya! – SILPA melonjak tidak wajar — naik lebih dari dua kali lipat dalam setahun, sementara belanja modal justru turun serapannya! – Angka terlalu rapi dan bulat — banyak pos persis 100%, persentase berulang — mengindikasikan ada rekayasa penyajian data! – Belanja Transfer 2024 turun drastis — dari Rp514 Miliar jadi Rp447 Miliar — Rp67 Miliar berkurang, ke mana perginya? KOMENTAR TEGAS DEDI IRAWAN, KORWIL BANTEN: “Ini bukan sekadar selisih angka — ini adalah tanggung jawab keuangan rakyat! Jika SILPA bisa melonjak Rp127 MILIAR dalam satu tahun tanpa penjelasan yang jelas, berarti ada yang tidak beres di dalam pengelolaannya. Jangan sampai angka yang ‘terlalu rapi’ ini menutupi jejak uang rakyat yang seharusnya dikembalikan ke masyarakat. Kami minta BPK dan Inspektorat tidak diam saja — periksa dari mana sumber dana itu berasal dan ke mana rencananya akan digunakan. Transparansi bukan permintaan — itu HAK rakyat!” — Dedi Irawan, Koordinator Wilayah Banten TUNTUTAN: – Inspektorat & BPK Perwakilan Jabar — segera lakukan verifikasi ulang dokumen asli! – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat — jelaskan secara terbuka lonjakan SILPA Rp205 Miliar! – Sampaikan penjelasan tertulis mengapa laporan baru ditandatangani Mei 2026 — ada revisi apa saja yang terjadi? – Pastikan setiap angka memiliki bukti transaksi yang sah — jangan biarkan keuangan daerah menjadi misteri bagi rakyat! -“Uang rakyat itu milik rakyat. Setiap rupiah wajib ada jejaknya. Tanpa penjelasan yang jelas — kami anggap ada yang ditutup-tutupi!” RAMBO NEWS — TEGAS, BERANI, TIDAK BERKOMPROMI DENGAN KEBENARAN! TIM INVESTIGASI | Bandung Barat, Jawa Barat — 10 Oktober 2026 Views: 28 Navigasi pos HARI KESAKTIAN PANCASILA — AKSI TEGAS MENUNTUT KEADILAN! BONGKAR! LAPORAN KEUANGAN BEKASI 2025 — DUA DOKUMEN, ANGKA BEDA RP105 MILIAR